Selasa, 23 Desember 2014

SANGGUPKAH KITA SEPERTI INI

Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah..

Untuk urusan dunia maka Pandanglah orang yang ada di bawahmu, dan untuk urusan akhirat pandanglah orang yang ada di atasmu..

jika kita mau sedikit merenung dan bermuhasabah, maka rasanya terlalu sedikit diri kita ini bersyukkur kepada sang maha pemberi rizki. bagaiamana tidak, sementara setiap hari, setiap jam, setiap menit bahkan setiap detik kita senantiasa mendapatkan nikmat dari-Nya.

Coba kita hitung nafas kita, detak jantung kita, kemampuan akal kita untuk berfikir, penglihatan kita, pendengaran kita, indera perasa kita dll yang kesemuanya itu selalu kita rasakan disetiap detik dalam hidup ini. oleh karena itu, sangat tidak pantas jika kita berprasangka buruk kepada Allah lantaran rizki kita pas-pasan. sangat tidak pantas jika kita lupa untuk bersyukur kepada Allah tapi tidak lupa untuk memintak yang lebih dari-Nya.

coba kita mulai melihat diri kita masing-masing. dimana kita tidur, beralaskan apa kita tidur, dengan apa kita makan, bagaimana kita bekerja, seperti apa kita berpakaian. lalu coba kita lihat orang-orang disekeliling kita yang masih sangat pas-pasan! bagaimana tidur mereka, makan mereka, pakaian mereka dan tempat mandi mereka. sungguh jika kita mampu membandingkan itu maka rasanya malu diri ini jika harus memakan makanan yang berlebih, berpakaian dengan pakaian yang berlebih dan malu yang lainnya.

Memang manusia diciptakan dengan taqdir yang berbeda-beda. Ada yang kaya dan ada yang miskin, ada yang tampan/cantik dan ada yang kurang tampan/cantik, ada yang berkedudukan dan ada yang jadi orang rendahan dan sebagainnya. Dan alangkah indah dan tenangnya hidup ini jika kita mempu besryukur manakalah kebaikan ada pada diri kita, dan kita mampu bersabar disaat hal yang kurang baik menimpa kita. Dengan kata lain, kita bersyukur bila dianugrahi kekayaan dan bersabar bila kemiskinan sudah menjadi jalan hidup kita...

Tampaknya kita harus sadar bahwa " ALLAH MENJADIKAN SEGALA SESUATU BUKAN TANPA SEBAB DAN BUKAN TANPA MAKNA/MANFAAT" hanya terkadang kita yang tidak merasa bahwa ALLAH itu MAHA KASIH dan MAHA SAYANG.

ALLAH AMPUNILAH HAMBAMU INI

Senin, 22 Desember 2014

Untuk IBU

Kasih Ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

hanya memberi tak harap kembali

bagai sang surya menyinari dunia...

lagu yang biasa dinyanyikan oleh anak-anak taman kanak-kanak ini, mengingatkan kita akan betapa besarnya jasa seorang ibu kepada anak-anaknya.

IBU salam kami sampaikan kepadamu..mudah-mudahan kesehatan selalu di anugrahkan Allah kepadamu...

IBU maaf kami haturkan kepadamu...atas segala khilaf kami yang mungkin membuatmu sedih dan camas...

IBU rindu kami kepadamu ku titipkan pada hembusan angin dan pancaran surya agar rasa rindu itu bisa engkau hirup dan bisa menyinari hari-harimu...

bagaimana mungkin kami akan bisa melupakan engkau wahai IBU, sementara dirimu sekejappun tidak pernah melupakan anak-anakmu..

bagaimana mungkin kami bisa berlebih dalam enak, sementara engkau IBU sedikitpun tidak pernah merasakan enak sebelum anak-anakmu engkau beri rasa enak itu...

IBU...hari ini orang-orang mengatakan sebagai hari ibu, lalu apa yang harus anakmu ini lakukan untuk membalas jasa-jasamu..Sementara apa yang anakmu ini miliki tidaklah cukup untuk membalas jasa-jasmu..

IBU... anakmu hanya bisa berdo'a mudah-mudahan diusiamu yang sudah mulai senja ini, engkau diberi kesehatan, ketenangan jiwa, kekuatan iman dan mudah-mudahan Allah mencintaimu serta mengasihimu sebagaimana mencitai dan mengasihi kami diwaktu kecil.

IBU..anakmu hanya bisa berdo'a mudah-mudahan senantiasa diberi kekuatan untuk selalu berbuat baik kepadamu, dan tidak pernah membuatmu sedih dan menangis....

IBU KAMI CINTA KEPADAMU...

IBU KAMI SAYANG KEPADAMU...

IBU MUDAH-MUDAHAN SYURGA MENJADI TEMPAT KITA BERKUMPUL BESERTA SEMUA KELUARGA....

IBU...DO'AKAN ANAKMU MUDAH-MUDAHAN MENDPATKAN PERLINDUNGAN DARI ALLAH SWT.

AMIN...YA RABBAL 'ALAMIN.....

Sabtu, 20 Desember 2014

WASPADALAH HAI ORANG TUA

hemm..sepertinya kalau mendengarkan kata-kata anak muda atau remaja, rasanya pikiran ini dibawah ke kehidupan yang ceria, bahagia, penuh dengan canda, tertawa, jalan-jalan, main-main, banyak teman dan lain-lain, pokoknya ingatnya itu hanya yang enak-enak. rasanya tidak ada kesedihan dan tidak ada stres. yaa itu peresaan saya...hehe...barang kali yang lain tidak merasa seperti itu juga tidak apa-apa.
ya memang jika kita lihat kehidupan remaja saat ini mayoritas mereka menggunakan waktu remajanya untuk senang-senang belaka, untuk jalan-jalan, bermain, bergadang, main game,bahkan dalam sebuah penelitian lebih dari 70 persen anak mudah indonesia terjerums dalam kehidupan bebas (termasuk juga seks bebas). pornografi sudah menjadi hal yang biasa dikalangan anak muda kita, bahkan yang lebih memprihatinkan adalah anak SD yang pada dasarnya belum dalam katagori remajapun sudah dirasuki oleh virus-virus kehidupan remaja. tidak hanya itu, peredaran minuman dan obat-obat terlarang dikalangan remajapun sudah bigitu memprihatinkan. yang jelas seolah-olah bangsa indonesia ini mau dirubah menjadi bangsa yang lemah secara akal dan mental. mudah-mudahan kita dan keluarga kita terjaga darinya.
kalau kita mau mengamati anak-anak yang ada disekeliling kita, ternyata merokok dan pornografi itu tidak lagi hanya menjadi barang yang dikonsumsi oleh kalangan remaja dan orang dewasa saja, tapi anak-anak yang masih dibawah umur juga sudah banyak yang turut mengkonsumsi hal yang merusak generasi mudah itu.
ketika semua ini telah terjadi lalu siapakah yang harus berbenah diri....?
apakah harus dibiarkan begitu saja....?
tentunya tidak......karena membiarkan mereka dalam kesesatan sama saja dengan membunuh mereka di dua kehidupan yakni dunia dan akhirat..
lalu siapa yang harus kita perbuat....
tentunya yang lebih dulu harus berbuat adalah orang tua diantara mereka...siapapun yang merasa tua dari mereka, itulah yang harus berbuat....jika tidak...jangan di tanya jika bangsa ini tak bergenerasi.
lalu apa yang harus kita perbuat...?
TAULADAN DAN PERHATIAN, dua hal itu sepertinya yang jarang diperoleh anak-anak dari kita sebagai orang tua.
bukankah Nabi Muhammad SAW telah bersaba " setiap bayi yang terlahir adalah suci, maka orang tuanyalah yang menjadikannya yahudi, nasroni dan majusi". ini berarti bahwa peran orang tua adalah nomor satu dalam mendidik anak. oleh karena itu, jangan kita marahi dulu anak kita jika mereka melakukan kesalahan dan kejelekan, tapi lihatlah terlebih dulu diri kita sudahkah kita memberikan kepada anak-anak kita makanan yang halal, dan sudahkah diri kita memberikan contoh yang baik kepada mereka.jika kita masih meragukan akan dua hal tersebut, maka tidak pantas kita memarahi anak jika mereka melakukan ketidak baikan. yang terakhir... Ya Allah karuniailah hamba dengan putra-putri yang sholeh dan sholihah sebagaimana engkau mengkaruniai Nabi Zakariyah dengan putra yang bernama Yahya dan Sayyidah maryam dengan Nabi Yusuf serta Nabi Ibrahim dengan Nabi Ishak dan Nabi ismail.... dan jadikanlah hamba menjadi orang tua yang menteladani Baginda Nabi Muhammad SAW.. amin...amin..ya rabbal 'alamin.








Rabu, 17 Desember 2014

KURSI DAN KEBAHAGIAN

mestinya kita tidak asing dengan kata filsafat. yaitu cabang ilmu yang menjadi mata kuliah wajib di perguruan tinggi. kalau denger kata filsafat kayaknya kita sedang di bawah sebuah ruangan yang wah, ya kalau boleh diumpamakan seperti tinggal di kamar VIP yang membuat orang biasa (seperti saya)enggan untuk memasukinya. mengapa seperti itu?
ya orang mengatakan kalau bicara filsafat berarti kita sedang dalam pembicaraan tingkat tinggi.hehe. meski terkadang orang yang membahas juga asal-asalan (seperti saya hehehe.....)

sekarang saatnya kita kembali ke Laptop....ups kembali ke KURSI DAN KEBAHAGIAAN
seperti kita ketahui bahwa kursi adalah tempat kita duduk dan kebahagian adalah kondisi dimana seseorang merasa dirinya tenang, nyaman, tak ada beban dan ceria..lalu apa hubungan antara keduanya?.


inilah kehebatan Bpk. Hamid salah satu dosen pengajar mata kuliah filsafat umum di IAIN Sunan Ampel Surabaya (sekarang UINSA). karena lewat perantara darinya kata KURSI DAN KEBAHAGIAAN itu bisa nancap di ingatanku samapai sekarang.

disaat mahasiswa begitu sulit memahami filsafat secara teori, beliau mencoba memahamkan dengan cara yang simpel...
dalam pemahaman filsafat itu berfikir secara mendalam, radikal, berfikir yang tiada batas, berfikir secara menyeluruh..dan ungkapan seperti ini rasanya sulit kami cerna dan kami fahami dengan baik..
akhirnya Beliau bertaya
"anak-anak kamu tahu apa kursi itu?" jelas para mahasiswa menjawab tempat untuk duduk, ada yang menjawab benda yang terbuat dari kayu yang digunakan untuk duduk dll....
ternyata beliau hanya tersenyum.....
setelah semua mahasiswa terdiam, yaa karena mungkin capek menjawabnya...
akhirnya Beliau mengatakan " KURSI  ITU KEBAHAGIAN " karena dengan adanya kursi orang yang capek berdiri akan bisa duduk dan saat dia duduk itulah dia merasa bahagia. berarti kursi itu kebahagiaan....