Untuk urusan dunia maka Pandanglah orang yang ada di bawahmu, dan untuk urusan akhirat pandanglah orang yang ada di atasmu..
jika kita mau sedikit merenung dan bermuhasabah, maka rasanya terlalu sedikit diri kita ini bersyukkur kepada sang maha pemberi rizki. bagaiamana tidak, sementara setiap hari, setiap jam, setiap menit bahkan setiap detik kita senantiasa mendapatkan nikmat dari-Nya.
Coba kita hitung nafas kita, detak jantung kita, kemampuan akal kita untuk berfikir, penglihatan kita, pendengaran kita, indera perasa kita dll yang kesemuanya itu selalu kita rasakan disetiap detik dalam hidup ini. oleh karena itu, sangat tidak pantas jika kita berprasangka buruk kepada Allah lantaran rizki kita pas-pasan. sangat tidak pantas jika kita lupa untuk bersyukur kepada Allah tapi tidak lupa untuk memintak yang lebih dari-Nya.
coba kita mulai melihat diri kita masing-masing. dimana kita tidur, beralaskan apa kita tidur, dengan apa kita makan, bagaimana kita bekerja, seperti apa kita berpakaian. lalu coba kita lihat orang-orang disekeliling kita yang masih sangat pas-pasan! bagaimana tidur mereka, makan mereka, pakaian mereka dan tempat mandi mereka. sungguh jika kita mampu membandingkan itu maka rasanya malu diri ini jika harus memakan makanan yang berlebih, berpakaian dengan pakaian yang berlebih dan malu yang lainnya.
Memang manusia diciptakan dengan taqdir yang berbeda-beda. Ada yang kaya dan ada yang miskin, ada yang tampan/cantik dan ada yang kurang tampan/cantik, ada yang berkedudukan dan ada yang jadi orang rendahan dan sebagainnya. Dan alangkah indah dan tenangnya hidup ini jika kita mempu besryukur manakalah kebaikan ada pada diri kita, dan kita mampu bersabar disaat hal yang kurang baik menimpa kita. Dengan kata lain, kita bersyukur bila dianugrahi kekayaan dan bersabar bila kemiskinan sudah menjadi jalan hidup kita...
Tampaknya kita harus sadar bahwa " ALLAH MENJADIKAN SEGALA SESUATU BUKAN TANPA SEBAB DAN BUKAN TANPA MAKNA/MANFAAT" hanya terkadang kita yang tidak merasa bahwa ALLAH itu MAHA KASIH dan MAHA SAYANG.
ALLAH AMPUNILAH HAMBAMU INI


