Sabtu, 20 Desember 2014

WASPADALAH HAI ORANG TUA

hemm..sepertinya kalau mendengarkan kata-kata anak muda atau remaja, rasanya pikiran ini dibawah ke kehidupan yang ceria, bahagia, penuh dengan canda, tertawa, jalan-jalan, main-main, banyak teman dan lain-lain, pokoknya ingatnya itu hanya yang enak-enak. rasanya tidak ada kesedihan dan tidak ada stres. yaa itu peresaan saya...hehe...barang kali yang lain tidak merasa seperti itu juga tidak apa-apa.
ya memang jika kita lihat kehidupan remaja saat ini mayoritas mereka menggunakan waktu remajanya untuk senang-senang belaka, untuk jalan-jalan, bermain, bergadang, main game,bahkan dalam sebuah penelitian lebih dari 70 persen anak mudah indonesia terjerums dalam kehidupan bebas (termasuk juga seks bebas). pornografi sudah menjadi hal yang biasa dikalangan anak muda kita, bahkan yang lebih memprihatinkan adalah anak SD yang pada dasarnya belum dalam katagori remajapun sudah dirasuki oleh virus-virus kehidupan remaja. tidak hanya itu, peredaran minuman dan obat-obat terlarang dikalangan remajapun sudah bigitu memprihatinkan. yang jelas seolah-olah bangsa indonesia ini mau dirubah menjadi bangsa yang lemah secara akal dan mental. mudah-mudahan kita dan keluarga kita terjaga darinya.
kalau kita mau mengamati anak-anak yang ada disekeliling kita, ternyata merokok dan pornografi itu tidak lagi hanya menjadi barang yang dikonsumsi oleh kalangan remaja dan orang dewasa saja, tapi anak-anak yang masih dibawah umur juga sudah banyak yang turut mengkonsumsi hal yang merusak generasi mudah itu.
ketika semua ini telah terjadi lalu siapakah yang harus berbenah diri....?
apakah harus dibiarkan begitu saja....?
tentunya tidak......karena membiarkan mereka dalam kesesatan sama saja dengan membunuh mereka di dua kehidupan yakni dunia dan akhirat..
lalu siapa yang harus kita perbuat....
tentunya yang lebih dulu harus berbuat adalah orang tua diantara mereka...siapapun yang merasa tua dari mereka, itulah yang harus berbuat....jika tidak...jangan di tanya jika bangsa ini tak bergenerasi.
lalu apa yang harus kita perbuat...?
TAULADAN DAN PERHATIAN, dua hal itu sepertinya yang jarang diperoleh anak-anak dari kita sebagai orang tua.
bukankah Nabi Muhammad SAW telah bersaba " setiap bayi yang terlahir adalah suci, maka orang tuanyalah yang menjadikannya yahudi, nasroni dan majusi". ini berarti bahwa peran orang tua adalah nomor satu dalam mendidik anak. oleh karena itu, jangan kita marahi dulu anak kita jika mereka melakukan kesalahan dan kejelekan, tapi lihatlah terlebih dulu diri kita sudahkah kita memberikan kepada anak-anak kita makanan yang halal, dan sudahkah diri kita memberikan contoh yang baik kepada mereka.jika kita masih meragukan akan dua hal tersebut, maka tidak pantas kita memarahi anak jika mereka melakukan ketidak baikan. yang terakhir... Ya Allah karuniailah hamba dengan putra-putri yang sholeh dan sholihah sebagaimana engkau mengkaruniai Nabi Zakariyah dengan putra yang bernama Yahya dan Sayyidah maryam dengan Nabi Yusuf serta Nabi Ibrahim dengan Nabi Ishak dan Nabi ismail.... dan jadikanlah hamba menjadi orang tua yang menteladani Baginda Nabi Muhammad SAW.. amin...amin..ya rabbal 'alamin.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar